Tampilkan postingan dengan label berapa kali ganti celana dalam pria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berapa kali ganti celana dalam pria. Tampilkan semua postingan

Bau Tak Sedap Pada Vagina? Segera Ganti Celana Dalam Anda

 Bau Tak Sedap Pada Vagina? Segera Ganti Celana Dalam Anda-Masihkah Anda ingat kapan terakhir kalinya Anda membeli celana dalam? Nah, mungkin saat ini Anda harus mengambil celana dalam tersebut kemudian membuangnya dan beli lagi yang baru.

Karena celana dalam yang sudah lama dipakai akan berpengaruh terhadap kualitas dan kenyamanan, lalu apa saja tandanya saat celana dalam harus diganti?

Berikut ini adalah tanda-tanda saatnya Anda harus mengganti celana dalam:

1. Ganti kalau karet celana dalam sudah melar

Yang pertama yaitu apabia Anda mau secepatnya mau mengganti celana dalam adalah Anda harus mengecek terlebih dulu dengan cara memperhatikan elastisitas celana. Apbila Anda sudah merasa tidak nyaman dengan celana dalam yang Anda miliki, sebaiknya segera Anda buang dan beli yang  baru.

2. Jika kainnya sudah bau

Alangkah baiknya Anda mengganti celana dalam ketika sudah tercium bau tidak sedap pada kain celana dalam Anda meskipun sudah berulang kali di cuci. Karena bahan celana dalam seperti bahan polyster jika tercampur dengan keringat akan memunculkan bakteri yang akan menimbulkan bau tidak sedap.

Selain itu jika tidak segera diganti, kelamin akan terinfeksi oleh bakteri sehingga menimbulkan penyakit. Jadi sebisa mungkin pilihlah celana dalam yang bahannya dari katun yang benar-benar 100% katun.

Karena bahan katun lebih mudah untuk menyerap keringat dan bisa memberikan sirkulasi udara yang jauh lebih baik dibandingkan dengan polyster. Oleh karena itu, katun akan lebih tahan terhadap bakteri maupun bau tidak sedap.

BACA JUGA: CARA ALAMI MEMBUAT SPERMA SUBUR BERKUALITAS

3. Ketika sudah muncul bercak

Celana dalam yang sudah terlalu lama digunakan kadang menimbulkan bercak kehitaman, putih, kekuningan, atau kecokelatan. Hal itu sudah bisa dijadikan tanda bahwa Anda harus sudah mengganti celana dalam.

Bercak pada kain celana dalam bisa disebabkan oleh jamur, karat, atau bahan kimia lainnya. Hal-hal tersebut bisa membahayakan area genital jika masih digunakan dan tidak dibuang.

4. Umurnya sudah lebih dari 5 tahun

Celana dalam yang sudah digunakan bertahun-tahun sudah tidak baik lagi untuk dipakai. Selain bentuk dan warnanya sudah tidak sedap dipandang mata, bahan kain yang digunakan juga tidak sebaik dahulu pertama membeli.

Ada baiknya mengganti celana dalam setiap enam bulan hingga satu tahun sekali. Selain bentuk dan fungsinya masih nyaman, celana dalam itu juga masih baik untuk dikenakan.

ARTIKEL TERKAIT: 
POSISI HUBUNGAN INTIM AGAR KUAT TAHAN LAMA DI RANJANG
GEJALA, PENYEBAB, DAN CARA MENGOBATI GANGGUAN BATU GINJAL


Kapan Saatnya Harus Mengganti Celana Dalam dengan yang Baru


Kapan Saatnya Harus Mengganti Celana Dalam dengan yang Baru-Banyak yang tidak peduli akan pentingnya organ vital pada tubuh manusia sehingga banyak sekali yang terkadang sering mengabaikannya. Bahkan mengenai tentang kapan harus mengganti celana dalam. 

Karena memang banyak orang yang mengetahui apa yang harus diperhatikan agar untuk segera mengganti celana dalam. Dan sekarang Anda harus tahu, keadaan yang bagaimana dan seperti apa yang mengharuskan kita untuk segera mengganti celana dalam. 

Bahkan mungkin sekarang sudah saatnya Anda membuang celana dalam di lemari Anda dan mengganti yang baru.

Karena celana dalam yang sudah lama dipakai sejak lama secara otomatis juga akan menurunkan kualitas kesehatan dan kenyamanan bagi organ vital Anda.


Beberapa tanda-tanda saatnya untuk mengganti celana dalam

1.    apabila kainnya sudah bau

apabila kain pada celana dalam sudah tercium bau tidak sedap maka sebaiknya Anda segera menggantinya dengan celana dalam yang baru meskipun sudah berulanngkali dicuci. 

Karena beberapa bahan yang terdapat pada celana dalam seperti bahan polyster jika tercampur keringat akan muncul bakteri yang bisa memicu bau. Dan apabila ini tidak diperhatikan dan tdak segera diganti maka bakteri tersebut akan menginfeksi kelamin dan menimbulkan penyakit.

Jadi sebisa mungkin kalau membeli celana dalam yang baru sebisa mungkin pilihlah celana dalam yang terbuat dari bahan katun yang benar-benar katun. Karena bahan ini lebih mudah untuk menyerap kelembaban dan mampu memberi sirkulasi udara yang baik dibanding dengan bahan polyester.

Dan celana dalam yang terbuat dari bahan katun akan lebih tahan terhadap bakteri dan tidak mudah mengeluarkan bau tidak sedap.

2.    Segera ganti apabila celana dalam karetnya sudah melar

Sebelum kita memakai celana dalam pasti kita sering melihatnya dulu. Nah apabila celana dalam sudah kelihatan berkurang elastisitas karetnya tentu akan membuat Anda tidak nyaman saat memakainya. Nah, kalau sudah seperti itu sebaiknya segera buang dan ganti dengan yang baru.

3.    Ketika sudah muncul bercak

Tentu celana dalam yang sudah lama digunakan banyak sekali muncul bercak kehitaman, putih ataupun kecoklatan. Dan hal semacam ini sudah bisa untuk dijadikan tanda kalau Anda harus segera mengganti celana dalam.

Bercak yang terdapat pada celana dalam biasanya disebabkan oleh jamur, karat atau bahan kimia lainnya. Dan perlu Anda ketahui bahwa hal-hal semacam itu akan bisa membahayakan area vital Anda apabila masih saja digunakan.

Lalu bagaimana cara memilih celana dalam yang tepat?

Pilih yang terbuat dari bahan katun

Celana dalam berbahan katun punya pori-pori yang cukup besar, sehingga sirkulasi udara di area genital cukup baik.  Bila ingin digunakan sehari-hari, usahakan pakai bahan katun agar kulit Anda bisa bernapas dengan leluasa. Penggunaan celana dalam bahan katun juga bisa menghindarkan dari risiko seperti biang keringat, ruam kulit, lembab, dan bau tidak sedap.

Selain itu pilih yang nyaman dikenakan.

Bila ingin digunakan sehari-hari, usahakan pakai bahan katun agar kulit Anda bisa bernapas dengan leluasa. Bila ingin digunakan sehari-hari, usahakan pakai bahan katun agar kulit Anda bisa bernapas dengan leluasa.

Penggunaan celana dalam bahan katun juga bisa menghindarkan dari risiko seperti biang keringat, ruam kulit, lembab, dan bau tidak sedap. Celana dalam yang kesempitan atau kebesaran bisa menimbulkan iritasi. Sementara soal modelnya, tentu tergantung selera masing-masing.