Mitos dan Manfaat Buah Parijoto Gunung Muria Percepat Punya Anak


Mitos dan Manfaat Buah Parijoto Gunung Muria Percepat Punya Anak-Ada sebuah mitos yang sudah sangat terkenal sekali khususnya bagi warga disekitar lereng gunung muria, terutama daerah Kudus Pati dan Jepara yaitu mengenai mitos tentang buah parijoto.

Mitos tersebut memang sudah sangat masyhur dan terkenal secara turun menurun dari generasi ke generasi lain. Terutama di kalangan ibu-ibu yang sedang hamil. Konon, mitosnya bagi seorang ibu hamil yang menginginkan nanti bayi yang dilahirkannya cantik kalau perempuan dan tampan kalau laki-laki yang lahir yaitu bisa dengan mengkonsumsi buah parijoto.

Namanya juga mitos ya, jadi Anda boleh percaya boleh tidak.


Parijoto dipercaya merupakan tanaman warisan Sunan Muria. Untuk mencari atau mendapatkan parijoto, sebenarnya mudah-mudah susah. Buah ini hanya ditanam di kawasan lereng Muria.

Buahnya berbentuk bulat kecil-kecil bergerombol, berwarna merah keunguan dan memiliki rasa masam-masam manis.Jika Anda warga Jepara, bisa ditemukan di Desa Tempur, masuk wilayah Kecamatan Keling. Jaraknya cukup jauh dari Kota Jepara. Untuk sampai ke Desa Tempur, bisa ditempuh sekitar 1,5 jam dengan kendaraan roda empat.

BACA JUGA : Inilah Ciri-ciri Sperma Sehat Berkualitas

Desa Tempur berbatasan langsung dengan Desa Kunir dan Damarwulan (utara), adapun di selatan berbatasan langsung dengan Kabupaten Kudus, sementara di sebelah barat berbatasan dengan Desa Sumanding dan Dudakawu, dan sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Pati. Buah parijoto di Desa Tempur ditanam warga di pekarangan rumah mereka.

Namun jika Anda dari Kudus, untuk mendapatkan buah parijoto sangat mudah. Para pedagang di sekitar Makam Sunan Muria, Colo, Kudus menawarkannya dengan berbagai harga.

Dari berbagai sumber, mitos buah parijoto ini didasarkan kisah Sunan Muria yang memberikan buah parijoto secara rutin untuk istrinya yang sedang hamil. Bayi yang dilahirkannya pun dengan kulit bersih dan sehat. Dari kisah ini, tersiar secara luas di masyarakat.

Lalu sebenarnya apa saja manfaat buah parijoto itu?


Ini manfaat dari parijoto:

1.    Penambah Kesuburan

Berdasarkan penelitian Cochrane Collaboration Inggris, tingkat kehamilan dapat ditingkatkan lewat kecukupan antioksidan empat kali lebih berpeluang hamil dibandingkan yang tidak. Nah, buah parijoto mengandung antioksidan yang cukup tinggi.

2.    Menurunkan Kolesterol

Memiliki kandungan antioksidan yang tinggi, parijoto mampu menurunkan risiko penyakit jantung dan mencegah low density lipoprotenin (LDL) atau kolesterol jahat.

3.    Atasi Diare

Untuk mengatasi diare, daun parijoto bisa digunakan sebagai obat diare.Secara tradisional, cara pembuatan obat diare ini dapat dilakukan sendiri di rumah. Daun Parijoto segar sebanyak 20 gram dicuci kemudian direbus. Perebusan menggunakan 400 ml air, tunggu sampai mendidih selama 15 menit. Setelah itu disaring dan didinginkan terlebih dahulu. Obat ini dapat diminum dua hari sekali untuk pengkonsumsiannya.

4.    Pencegah Sariawan

Buah parijoto memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, sehingga bisa menjadi obat sariawan. Buah parijoto segar sebanyak 5 gram dicuci kemudian ditumbuk halus. Setelah itu larutkan dalam 100 ml air matang kemudian gunakan untuk berkumur-kumur.

5.    Menjaga Kandungan Ibu Hamil

Dari uji penelitian, ternyata kandungan di dalam buah dan daun parijoto memang memiliki khasiat yang positif untuk ibu hamil. Kandungan parijoto terdapat kardenolin, saponin, flavonid dan daunnya yang mengandung tannin.  Kandungan tersebut ternyata baik sebagai penambah nutrisi ibu hamil. 

Setelah mengetahui apa itu buah parijoto, ternyata buah yang tumbuh di Lereng Muria ini memang banyak manfaat. Tak hanya sekadar mitos yang dipercaya hingga kini. Tak heran, pada masa sekarang para pemburu parijoto berasal dari luar kota dan datang ke lereng Muria untuk mendapatkan buah ini.

BACA JUGA : Cara Kuat tahan Lama di Ranjang Rekomendasi dr Boyke

Itulah beberapa manfaat yang terkandung pada buah parijoto terlepas dari mitos yang masyhur dikalangan ibu-ibu hamil. Dan mitos tersebut tidak mengharuskan Anda untuk percaya.

Namun, meskipun tidak mewajibkan Anda untuk percaya akan mitos tersebut faktanya banyak masyarakat yang percaya akan mitos buah parijoto. Dan banyak sekali yang mencari dan mengkonsumsinya terutama ibu-ibu yang sedang hamil. Dengan tujuan yang tak lain dan yang tak bukan adalah menginginkan anak yang dilahirkannya bisa cantik atau tampan.

Nah, bagi Anda yang menginginkan untuk bisa mendapatkan khasiat dan kandungan dari buah parijoto tersebut tapi Anda sedang tidak berada di kawasan lereng gunung Muria tidak usah khawatir.

Anda bisa mendapatkan manfaat dan kandungan buah parijoto dengan cara KLIK DISINI


Atau Anda bisa mendapatkannya disini

https://www.tokopedia.com/tenunsinarmulia/buah-murah-parijoto-berkhasiat-asli-pegunungan-muria




Kapan Saatnya Harus Mengganti Celana Dalam dengan yang Baru


Kapan Saatnya Harus Mengganti Celana Dalam dengan yang Baru-Banyak yang tidak peduli akan pentingnya organ vital pada tubuh manusia sehingga banyak sekali yang terkadang sering mengabaikannya. Bahkan mengenai tentang kapan harus mengganti celana dalam. 

Karena memang banyak orang yang mengetahui apa yang harus diperhatikan agar untuk segera mengganti celana dalam. Dan sekarang Anda harus tahu, keadaan yang bagaimana dan seperti apa yang mengharuskan kita untuk segera mengganti celana dalam. 

Bahkan mungkin sekarang sudah saatnya Anda membuang celana dalam di lemari Anda dan mengganti yang baru.

Karena celana dalam yang sudah lama dipakai sejak lama secara otomatis juga akan menurunkan kualitas kesehatan dan kenyamanan bagi organ vital Anda.


Beberapa tanda-tanda saatnya untuk mengganti celana dalam

1.    apabila kainnya sudah bau

apabila kain pada celana dalam sudah tercium bau tidak sedap maka sebaiknya Anda segera menggantinya dengan celana dalam yang baru meskipun sudah berulanngkali dicuci. 

Karena beberapa bahan yang terdapat pada celana dalam seperti bahan polyster jika tercampur keringat akan muncul bakteri yang bisa memicu bau. Dan apabila ini tidak diperhatikan dan tdak segera diganti maka bakteri tersebut akan menginfeksi kelamin dan menimbulkan penyakit.

Jadi sebisa mungkin kalau membeli celana dalam yang baru sebisa mungkin pilihlah celana dalam yang terbuat dari bahan katun yang benar-benar katun. Karena bahan ini lebih mudah untuk menyerap kelembaban dan mampu memberi sirkulasi udara yang baik dibanding dengan bahan polyester.

Dan celana dalam yang terbuat dari bahan katun akan lebih tahan terhadap bakteri dan tidak mudah mengeluarkan bau tidak sedap.

2.    Segera ganti apabila celana dalam karetnya sudah melar

Sebelum kita memakai celana dalam pasti kita sering melihatnya dulu. Nah apabila celana dalam sudah kelihatan berkurang elastisitas karetnya tentu akan membuat Anda tidak nyaman saat memakainya. Nah, kalau sudah seperti itu sebaiknya segera buang dan ganti dengan yang baru.

3.    Ketika sudah muncul bercak

Tentu celana dalam yang sudah lama digunakan banyak sekali muncul bercak kehitaman, putih ataupun kecoklatan. Dan hal semacam ini sudah bisa untuk dijadikan tanda kalau Anda harus segera mengganti celana dalam.

Bercak yang terdapat pada celana dalam biasanya disebabkan oleh jamur, karat atau bahan kimia lainnya. Dan perlu Anda ketahui bahwa hal-hal semacam itu akan bisa membahayakan area vital Anda apabila masih saja digunakan.

Lalu bagaimana cara memilih celana dalam yang tepat?

Pilih yang terbuat dari bahan katun

Celana dalam berbahan katun punya pori-pori yang cukup besar, sehingga sirkulasi udara di area genital cukup baik.  Bila ingin digunakan sehari-hari, usahakan pakai bahan katun agar kulit Anda bisa bernapas dengan leluasa. Penggunaan celana dalam bahan katun juga bisa menghindarkan dari risiko seperti biang keringat, ruam kulit, lembab, dan bau tidak sedap.

Selain itu pilih yang nyaman dikenakan.

Bila ingin digunakan sehari-hari, usahakan pakai bahan katun agar kulit Anda bisa bernapas dengan leluasa. Bila ingin digunakan sehari-hari, usahakan pakai bahan katun agar kulit Anda bisa bernapas dengan leluasa.

Penggunaan celana dalam bahan katun juga bisa menghindarkan dari risiko seperti biang keringat, ruam kulit, lembab, dan bau tidak sedap. Celana dalam yang kesempitan atau kebesaran bisa menimbulkan iritasi. Sementara soal modelnya, tentu tergantung selera masing-masing.

Mengurangi Kecemasan Sosial dan Meningkatkan Hubungan Sosial


Mengurangi Kecemasan Sosial dan Meningkatkan Hubungan Sosial-Manusia selain sebagai makhluk individu, manusia juga disebut sebagai makhluk sosial. Artinya manusia memiliki kebutuhan dan kemampuan serta kebiasaan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan manusia yang lain, selanjutnya interaksi ini berbentuk kelompok. 

Kemampuan dan kebiasaan manusia berkelompok ini disebut juga dengan zoon politicon.Istilah manusia sebagi zoon politicon pertama kali dikemukakan oleh Aristoteles yang artinya manusia sebagai binatang politik. Manusia sebagai insan politik atau dalam istilah yang lebih populer manusia sebagi zoon politicon, mengandung makna bahwa manusia memiliki kemampuan untuk hidup berkelompok dengan manusia yang lain dalam suatu organisasi yang teratur, sistematis dan memiliki tujuan yang jelas. 

Manusia selalu berkelompok dalam hidupnya. Berkelompok dalam kehidupan manusia adalah suatu kebutuhan, bahkan bertujuan. Tujuan manusia berkelompok adalah untuk meningkatkan kebahagiaan dan kesejahteraan hidupnya. Apapun bentuk kelompoknya, disadari atau tidak, manusia berkelompok mempunyai tujuan meningkatkan kebahagiaan hidupnya. 

Melalui kelompok manusia bisa memenuhi berbagai macam kebutuhan hidupnya, bahkan bisa dikatakan kebahagiaan dan keberdayaan hidup manusia hanya bisa dipenuhi dengan cara berkelompok. Namun tidak jarang sering sekali kita temui orang yang merasa kesulitan dalam melakukan hal itu, karena memang mereka merasa takut, cemas, kurang percaya diri untuk berinteraksi atau berhubungan komunikasi dengan orang lain. 

Jika Anda mengalami hal seperti itu, berarti Anda sedang terkena gangguan Kecemasan Sosial. Gangguan kecemasan sosial adalah gangguan kesehatan mental kronis yang ditandai dengan kecemasan dan pemahaman diri sendiri yang berlebihan terhadap situasi sosial sehari-hari. 

Gangguan kecemasan sosial dikenal juga dengan fobia sosial dan merupakan salah satu jenis fobia yang paling sering diderita orang. Kondisi ini seringkali memengaruhi rasa percaya diri, hubungan dengan orang lain, serta menurunkan produktivitas kerja ataupun prestasi sekolah. 

Gangguan kecemasan sosial bisa dialami untuk satu situasi tertentu, misalnya takut berbicara atau tampil di depan umum, serta takut setiap kali bersama orang lain. Kondisi ini dapat menjadi parah hingga orang yang mengalami tidak mau pergi bekerja atau bersekolah lagi. Di sisi lain juga akan semakin sulit berinteraksi dengan orang lain. Jika Anda mengalami hal seperti itu maka Anda harus mengetahui gejala dan penyebabnya dan harus segera mengakhirinya. 

Sebenarnya, penderita gangguan kecemasan sosial menyadari bahwa mereka memiliki suatu gangguan, namun mereka tidak mampu mengatasinya meskipun telah berusaha. Banyak  penderita yang berusaha mengobatinya sendiri dengan cara  minum alkohol atau mengonsumsi obat-obatan. Hal tersebut justru berisiko menimbulkan kecanduan. 

Sebenarnya, kondisi ini dapat diatasi dengan konseling psikologi yang dipadukan dengan psikoterapi guna mengembalikan kepercayaan diri dan meningkatkan kemampuan penderita berinteraksi dengan orang lain.

Gejala Gangguan Kecemasan Sosial

Gejala gangguan sosial dapat berubah seiring berjalannya waktu. Gejala biasanya muncul saat orang yang mengalami menghadapi tekanan atau tuntutan tertentu. Gejala yang timbul dapat berupa:

Gejala fisik meliputi :

•    Wajah memerah karena malu
•    Mengeluarkan banyak keringat, gemetar
•    Menunjukkan postur tubuh yang kaku
•    Bicara terlalu pelan
•    Otot menjadi tegang
•    Menghindari kontak mata
•    Denyut jantung menjadi cepat
•    Kesulitan bernapas
•    Mual atau gangguan pada perut
•    Pusing


Gejala sikap dan emosi, meliputi :

•    Merasa takut terlihat gelisah, takut diperhatikan orang, dan takut mempermalukan diri sendiri
•    Selalu menduga terjadinya konsekuensi terburuk ketika berada di situasi sosial berdasarkan pengalaman pribadi
•    Menghabiskan waktu untuk menganalisis penampilan dan mencari-cari kelemahan diri saat berinteraksi dengan orang lain
•    Gelisah menunggu karena takut menghadapi suatu kegiatan atau kejadian
•    Menghindari interaksi dengan orang lain atau orang asing, termasuk menolak untuk hadir dalam pesta atau pertemuan sosial

Penyebab Gangguan Kecemasan Sosial

Gangguan kecemasan sosial dapat terjadi karena perpaduan sejumlah faktor, di antaranya:

•    Lingkungan. Gangguan kecemasan sosial merupakan sikap yang dapat dipelajari. Artinya, sikap ini dapat berkembang pada diri seseorang setelah melihat sikap cemas pada orang lain. Selain itu, orang yang mengalami gangguan kecemasan sosial umumnya dibesarkan oleh orang tua yang terlalu mengekang dan mengontrol anaknya.
•    Keturunan. Gangguan fobia sosial cenderung terjadi secara turun-temurun di dalam keluarga. Namun, tidak bisa dipastikan apakah hal ini disebabkan oleh faktor genetik atau lebih cenderung merupakan sikap yang dipelajari berdasarkan pengalaman orang lain.
•    Struktur Otak. Respon takut sangat dipengaruhi oleh struktur dalam otak yang bernama amygdala. Saat amygdala terlalu aktif karena kecemasan menghadapi situasi sosial, maka respon pada takut akan bertambah besar.